EKONOMI KEBENCANAAN
+ Free ShippingEKONOMI KEBENCANAAN
Penulis;
Weriantoni, SE., MSc
Nadhifa Ar Rahmah
Arni Lusi
Anisa Fitria
Shelina Aulia Nasyrah
Ejelita Nisa Br Bangun
Deary Ramadhan
Reza Fahira
Ranthy Erison
Aprinisa Anjelita
Ika Nadya Riani
Marlina Putri
Melly Syafrianti
Jumlah halaman: 194
Ukuran Buku: A5 (14,8×21)
Versi Cetak: tersedia
Versi E-Book: tersedia
Berat; 0 Kg
Harga; Rp; 145.000
Pandemi Covid-19 pertama kali teridentifikasi pada akhir tahun 2019 dan kemudian ditetapkan sebagai pandemi global oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Penyebaran virus ini berlangsung sangat cepat ke berbagai negara dan menyebabkan jutaan orang terinfeksi serta menimbulkan dampak besar terhadap berbagai aspek kehidupan. Pengalaman sejumlah negara menunjukkan bahwa tingginya mobilitas masyarakat dapat mempercepat penyebaran penyakit, sehingga berbagai langkah pengendalian diterapkan, seperti pembatasan aktivitas sosial, pengurangan mobilitas, dan penerapan karantina wilayah.
Berbagai kebijakan pembatasan yang diterapkan selama masa pandemi membawa konsekuensi terhadap kondisi perekonomian masyarakat, termasuk pada sektor perdagangan. Pembatasan kegiatan di luar rumah, penutupan sementara fasilitas pendidikan, serta pelaksanaan pembelajaran secara daring menyebabkan berkurangnya aktivitas ekonomi dan perubahan pola konsumsi masyarakat. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya permintaan terhadap berbagai jenis barang, termasuk perlengkapan alat tulis.
Usaha perdagangan alat tulis turut merasakan dampak dari perubahan tersebut. Menurunnya aktivitas pendidikan tatap muka dan berkurangnya mobilitas masyarakat menyebabkan kebutuhan akan alat tulis mengalami penurunan. Akibatnya, volume penjualan berkurang secara signifikan sehingga pendapatan pelaku usaha di bidang perdagangan alat tulis juga mengalami penurunan. Situasi ini menunjukkan bahwa pandemi tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tetapi juga memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap keberlangsungan kegiatan ekonomi masyarakat.




Reviews
There are no reviews yet.