PERKAWINAN ANAK DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH JASSER AUDA

+ Free Shipping

PERKAWINAN ANAK DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH JASSER AUDA

penulis;

Akhmad Vijaini, S.H., M.H.

Jumlah halaman; 162

Ukuran Buku: A5 (14,8×21)

Versi Cetak: Tersedia

Versi E-Book: Tersedia

Berat; 0 Kg

Harga; Rp; 167.000

Perkawinan anak selalu menyisakan dampak kurang menguntungkan terutama bagi perempuan. Perempuan sebagai pelaku perkawinan anak akan mengalami kerentanan yang berlipat dibanding laki-laki. Hal ini disebabkan karena perempuan harus mengalami hubungan seksual yang terlalu dini, disusul dengan kehamilan dan persalinan yang terbilang dini juga.[1]

Pada prinsipnya perkawinan anak di bawah umur banyak membawa mudarat dan tidak sedikit berakhir dengan perceraian, oleh karenanya dalam tatanan masyarakat, perkawinan anak di bawah umur dianggap hal yang tidak biasa. Berdasarkan paradigma tersebut, di antara upaya yang dapat di lakukan untuk melindungi anak agar tidak terjebak dalam pernikahan di bawah umur, maka tindakan perkawinan anak di bawah umur harus diwaspadai secara serius.

Perkawinan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan tokoh masyarakat tanpa melalui lembaga dispensasi nikah di Pengadilan Agama, selain dikenai sanksi moral, bahkan sampai pelengseran dari jabatan bagi seorang pejabat seperti yang terjadi pada Bupati Garut Aceng Fikri, dan selain itu juga dikenai sanksi pidana seperti yang terjadi pada kasus pernikahan Pujiono Cahyo Widianto yang dikenal dengan Syekh Puji, seorang hartawan sekaligus pengasuh pesantren dengan Lutviana Ulfah

 

Category:

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “PERKAWINAN ANAK DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH JASSER AUDA”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart