Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

+ Free Shipping

Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Penulis;

Yusni, S.Pd., M.Pd

Drs. Muqtafin, M.Pd

Dr. Lina Putriyanti, S.Pd., M.Pd

Dr. Marlina Bakri, S.Pd., M.Pd

Editor;

Syofrianisda, S.Th.I., MA

Jumlah halaman; 134

Ukuran Buku: A5 (14,8×21)

Versi Cetak; Tersedia

Versi E-Book: Tersedia

Berat; 0 Kg

Harga; Rp; 167.000

Sejarah sastra merupakan cabang ilmu sastra yang mempelajari tentang sejarah berdirinya sastra mulai awal sampai pada masa perkembangannya saat ini. Sejarah sastra merupakan bagian dari ilmu sastra yang mempelajari perkembangan sastra dari waktu ke waktu. Di dalamnya dipelajari ciri-ciri karya sastra pada masa tertentu, para sastrawan yang mengisi arena sastra, puncak-puncak karya sastra yang menghiasi dunia sastra, serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di seputar masalah sastra. Sebagai suatu kegiatan keilmuan sastra, seorang sejarawan sastra harus mendokumentasikan karya sastra berdasarkan ciri, klasifikasi, gaya, gejala-gejala yang ada, pengaruh yang melatarbelakanginya, karakteristik isi dan tematik.

Apakah sebenarnya sejarah itu? Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebutkan bahwa sejarah adalah kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau . Itu sebabnya menyajikan sejarah merupakan upaya untuk menyampaikan apa yang terjadi di masa lampau. Pergantian generasi yang terjadi terus menerus menjadikan upaya menyajikan sejarah menjadi aktivitas yang sangat menarik dan penuh kepentingan. Jika sejarah merepresentasikan realitas, bisa jadi apa yang kita pahami tentang suatu peristiwa berbeda dari versi umum yang dirilis oleh pemerintah, atau versi resmi.

Dalam ilmu sejarah sastra keberadaan sastra lama akan menjadi prioritas, karena sejarah dianggap sebagai penentu lahirnya kisah sejarah berikutnya. Sehingga keberadaan satu dengan lainnya saling menghargai. Apapun wujud karya sastra lama pada abad ke-20 hakikatnya memiliki keindahan dan penilaian yang baik pada masanya, sehingga tidak bisa dibandingkan dengan keberadaan sastra-sastra baru masa sekarang. Justru sastra masa sekarang tercipta karena melihat ke belakang yakni belajar dari sebuah teknik penulisan, gaya (style), dan juga sejarah pada masanya sastra klasik. Akan tetapi berbeda dengan teori sastra, teori sastra selalu bertumpu pada teori yang paling baru. Teori bersifat mutakhir. Teori lama harus ditinggalkan ketika muncul teori baru yang dianggap lebih relevan untuk digunakan. Hal ini disebabkan karena teori adalah alat penelitian dan hasil penemuan. Selain itu teori juga merupakan ilmu pengetahuan yang akan selalu berkembang seiring dengan perkembangan manusia.

Category:

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart