AMPAS SAGU SUMBER PAKAN ALTERNATIF
+ Free ShippingAMPAS SAGU SUMBER PAKAN ALTERNATIF
Penulis;
Dr. Ir. Deki Zulkarnain, S.Pt., M.Sc., IPM.
Dr. Nur Santy Asminaya, S.Pt., M.Si.
Dr. Ir. Fuji Astuty Auza, S.Pt., M.Si., IPM
Jumlah halaman; 215
Ukuran Buku: A5 (14,8×21)
Versi Cetak: Tersedia
Versi E-Book: Tersdia
Berat; 0 Kg
Harga; Rp; 121.000
Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas bubur sagu adalah dengan mengolahnya menjadi wafer. Wafer merupakan sumber serat alami yang dipadatkan dengan tekanan dan pemanasan selama proses pembuatan untuk mencapai panjang dan lebar yang seragam (Retnani et al., 2009). Wafer mengandung kurang dari 14% kelembapan, sehingga tahan terhadap kerusakan dan memberikan kualitas nutrisi yang lengkap (Pratama, 2015). Kualitas nutrisi wafer ransum lengkap, dengan komposisi nutrisi yang mirip dengan hijauan, diharapkan dapat meningkatkan daya cerna sebagai pakan ruminansia.
Penggunaan ampas sagu dapat berkontribusi pada keberlanjutan nutrisi unggas. Dengan memanfaatkan produk sampingan yang mungkin akan dibuang, peternakan unggas dapat mengikuti prinsip ekonomi sirkular, mengurangi limbah sekaligus menurunkan biaya pakan. Penelitian telah menunjukkan bahwa mengintegrasikan sumber pakan alternatif seperti sagu dapat mengurangi dampak negatif dari volatilitas harga pakan dan membantu menciptakan sistem produksi unggas yang lebih tangguh dan ramah lingkungan. Pertimbangan lingkungan, seperti emisi karbon yang dihasilkan dari transportasi pakan impor, juga menyoroti perlunya beralih ke alternatif pakan yang bersumber secara lokal.




Reviews
There are no reviews yet.