PETUALANGAN MENGAJAR DI NEGERI IPIN dan UPIN MALAYSIA

+ Free Shipping

PETUALANGAN MENGAJAR DI NEGERI IPIN dan UPIN MALAYSIA

Penulis;

Hasan Albana, M.Pd

Jumlah halaman: 344

Ukuran Buku: A5 (14,8×21)

Versi Cetak: Tersedia

Versi E-Book: Tersedia

Berat; 0 Kg

Harga; Rp; 156.000

Sebagaimana pesan Kak Rose kepada Ipin dan Upin, rajinlah belajar maka kesiapan dan peluang bila bertemu, maka kau akan terlebih dahulu mengisi posisi peluang tersebut. Mencari Ipin dan Upin dalam negeri khayalan adalah hal yang tidak mudah, ia hanya dalam film, karena yang hidup hanyalah karakter-karakternya saja dalam sebuah film, yang baik, patuh, periang, suka berbagi, kadang nyebelin, kadang membuat kita semua tertawa terbahak-bahak. Namun mencari sosok Ipin- dan Upin yang asli bukanlah hal yang tidak mungkin, bisa saja terjadi. Bisa jadi IPIN dan UPIN ada pada sosok Mu’arIFIN, atau juga Ma’rUFIN. IFIN dan UFIN.

 

 

 

 

 

Peluang berjumpa dengan Ipin-Upin di negeri Jiran

 

 

Selamat pagi cikgu…!!!

Nada dering yang disetting khusus di HP tersebut berbunyi di siang bolong. Ternyata hanyalah miscall dari sahabat lama, tak lama kemudian disusul dengan getaran sebagai tanda menerima pesan baru berupa pesan Whatsup (WA). Tertulis di beranda atas nama Bu Indri. File yang dikirim adalah file berantai yang banyak orang mengirim ulang ke orang lain. Narasi dibawah teks yang dikirim Bu Hindri adalah ‘assalamu’alaikum pak Hasan, meneruskan info dari teman, barangkali berminat, kualifikasinya cocok sama njenengan (anda)👍🏻’. Saya sempat berfikir sejenak. Menjadi guru di Malaysia ??.  Hm… kesempatan langka ini, terlebih kualifikasi yang tertera di file adalah guru yang bukan PNS, bukan PPPK, memiliki sertifikat pendidik, diutamakan guru penggerak yang kesemuanya telah saya miliki kualifikasi tersebut.

Sebagaimana adab menerima WA dan informasi, Saya menjawab ‘terima kasih banyak Bu Hindri atas informasinya semoga berkah’. . Keesokan harinya saya mencoba menelusuri info-info terkait program tersebut. Nama programnya adalah Seleksi Calon Pendidik Tetap Community Learning Center (CLC) tahap 12. Dengan berbagai formasi guru yang dibutuhkan yaitu 38 orang guru, tentu fokus penglihatan saya ada pada nomor terakhir yaitu kebutuhan guru PJOK, dibutuhkan 4 orang guru.

Melalui perenungan yang panjang, istikharah, untaian doa, serta rasa penasaran, apakah benar peluang ini bisa saya dapatkan?. Sementara banyak sekali guru di luar sana yang juga bermimpi ingin mengajar di negeri Malaysia, sebagaimana jaman dahulu memang Malaysia mendatangkan guru-guru dari Indonesia untuk mengajar di sana. Ah, hanya mimpi. Dulu yang diajari adalah orang Malaysia, sekarang tentu berbeda lagi, yang diajari adalah anak Indonesia yang ada di Malaysia. Berbagai gejolak serta pertanyaan-pertanyaan muncul di dalam benak, perkara ini, perkara itu, dan lain sebagainya. Namun kesemuanya menuju pada satu titik, bismilllah saya akan mencoba untuk seleksi.

Melalui proses yang cukup panjang yakni persiapan segala bentuk berkas untuk di upload, termasuk di dalamnya adalah ijin keluarga (istri dan anak-anak), serta ijin atasan (kepala sekolah) tempat saya mengajar sebelumnya, surat keterangan sehat, bebas narkoba, dan surat-surat lainnya dapat terselesaikan dan terupload tepat waktu.

Dalam proses pembuatan surat keterangan mencari kerja juga sempat saya bertemu dengan alumni SDIT Ahmad Yani angkatan pertama yakni Puput atau Putri, sehingga informasi serta kelancaran proses kepengurusan menjadi mudah. Setelah semua selesai maka tinggal menunggu tahapan pengumuman selanjutnya

Category:

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “PETUALANGAN MENGAJAR DI NEGERI IPIN dan UPIN MALAYSIA”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shopping Cart