Psikoedukasi Peningkatan Keterampilan Emosi dan Refleksi Diri Bagi Siswa Berasrama
+ Free ShippingPsikoedukasi Peningkatan Keterampilan Emosi dan Refleksi Diri Bagi Siswa Berasrama
penulis;
Yantri Maputra M.Ed,. Ph.D
Meria Susanti. M.Psi
Editor; Moh Suardi
Layout: Wina Yusria, S.E
Jumlah halaman: 94
Ukuran Buku: A5 (14,8×21)
Versi cetak: Tersedia
Versi E-Book: Tersedia
Berat; 0 Kg
Harga; Rp; 87.000
Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh berbagai perubahan fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Pada tahap ini, remaja menghadapi berbagai tuntutan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan, membangun hubungan sosial yang sehat, serta mengembangkan identitas diri. Bagi siswa yang tinggal di lingkungan berasrama, proses penyesuaian tersebut menjadi lebih kompleks karena mereka harus beradaptasi dengan kehidupan yang jauh dari keluarga, mengikuti aturan asrama, serta berinteraksi secara intensif dengan teman sebaya dan pengasuh dalam keseharian.
Lingkungan asrama memberikan berbagai manfaat, seperti melatih kemandirian, disiplin, dan kemampuan bersosialisasi. Namun, kehidupan berasrama juga dapat menimbulkan tantangan emosional, seperti rasa rindu rumah (homesickness), stres akademik, konflik antar teman, kesulitan mengelola emosi, hingga perasaan kesepian. Apabila tidak ditangani dengan baik, berbagai tantangan tersebut dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis, prestasi belajar, serta kualitas hubungan sosial siswa.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu siswa menghadapi tantangan tersebut adalah melalui psikoedukasi peningkatan keterampilan emosi dan refleksi diri. Keterampilan emosi mencakup kemampuan mengenali, memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara tepat dalam berbagai situasi. Sementara itu, refleksi diri merupakan kemampuan untuk mengevaluasi pikiran, perasaan, dan perilaku diri secara sadar sehingga individu dapat memahami pengalaman yang dialaminya serta mengambil keputusan yang lebih adaptif di masa mendatang.




Reviews
There are no reviews yet.